Pengelolaan Informasi Terdokumentasi dalam ISO 9001: Digabung atau Dipisah?
Rangkuman diskusi QualityClub, 17 April 2026
Seorang anggota Quality Club mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan informasi terdokumentasi sesuai ISO 9001, yaitu:
- Apakah prosedur pengendalian dokumen eksternal sebaiknya digabungkan dengan prosedur pengendalian dokumen internal, atau dipisahkan?
- Apakah prosedur pengendalian rekaman sebaiknya digabungkan dengan prosedur pengendalian dokumen, atau dibuat terpisah?
Ringkasan Diskusi
Secara umum, mayoritas responden sepakat bahwa keputusan terkait penggabungan atau pemisahan prosedur sepenuhnya bergantung pada kebijakan dan kebutuhan perusahaan masing-masing.Beberapa pandangan yang muncul antara lain:
Pendekatan Terintegrasi (Digabungkan)
Beberapa anggota QualityClub memilih untuk menggabungkan pengendalian dokumen internal dan eksternal, serta pengendalian rekaman, ke dalam satu prosedur yang disebut pengendalian informasi terdokumentasi.Pendekatan ini dinilai lebih sederhana dan efisien, terutama karena seluruhnya tercakup dalam ISO 9001, klausul 7.5. Pengendalian Informasi Terdokumentasi
Pendekatan Terpisah
Sebagian anggota QualityClub lainnya memisahkan prosedur, dengan alasan bahwa:- Dokumen eksternal dapat memiliki karakteristik yang berbeda (misalnya teknis dan non-teknis), sehingga memerlukan metode pengendalian yang berbeda.
- Pengendalian rekaman cenderung lebih bersifat teknis dan spesifik, sehingga lebih efektif jika diatur dalam prosedur tersendiri.
Pendekatan Fleksibel
Ada juga pandangan bahwa kedua pendekatan dapat diterapkan, selama disesuaikan dengan kompleksitas proses dan kebutuhan organisasi.Jika perlakuan terhadap dokumen dan rekaman relatif sama, penggabungan prosedur dapat membuat sistem lebih ringkas dan memudahkan proses audit.

Comments
Post a Comment