Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Pengendalian dokumen

Format dan Pengendalian Dokumen SOP di Era Digital

Di era digital, perusahaan memiliki semakin banyak pilihan dalam membuat dan menyampaikan SOP, Instruksi Kerja (IK), form, maupun rekaman. Dokumen tidak selalu harus menggunakan template baku atau dibuat dalam format Word. PowerPoint (PPT), flowchart, maupun media digital lainnya juga dapat digunakan. Yang terpenting adalah pengendalian dokumennya . Meskipun SOP dibuat menggunakan PPT, tetap perlu memiliki identifikasi yang jelas, seperti kode atau nomor dokumen, revisi, tanggal berlaku, pengesahan, serta mekanisme distribusi dan penelusuran. Lalu, apakah SOP harus dibuat panjang dan detail? Tidak harus.  SOP boleh dibuat ringkas selama tujuan, informasi penting, dan cara pelaksanaan proses dapat dipahami oleh karyawan. Karena itu, efektivitas SOP sebaiknya tidak dinilai dari tebal, panjang, atau format dokumennya, tetapi dari apakah SOP tersebut: Mudah dipahami; Dapat diterapkan; Sesuai dengan aktivitas yang dijalankan; Mudah diakses; dan Tetap terkendali serta dapat ditelusuri. D...

Sharing Best Practice: Penomoran Revisi Dokumen ISO

Praktik Pengendalian Dokumen ISO: Tanya Jawab Bersama QualityClub Dear QualityClub, Pengendalian dokumen merupakan salah satu persyaratan dalam standar ISO. Apabila dokumen mengalami perubahan, perlu diberikan status revisi pada dokumen tersebut. Status revisi biasanya ditunjukkan dengan pemberian nomor revisi pada dokumen . Terkait dengan revisi dokumen, terdapat anggota QualityClub yang mengajukan pertanyaan berikut. Silakan berbagi pengalaman ( sharing best practice ) di sini. Pertanyaan: Selamat pagi menjelang siang, Bapak/Ibu. Mohon informasi atau berbagi praktik terbaik mengenai pengkodean atau penomoran revisi sebuah prosedur atau dokumen beserta pertimbangannya. Saya melihat beberapa format berikut: Revisi 1 Revisi 01 Revisi 0.1 Demikian, terima kasih. Tanggapan 1 Di tempat kami menggunakan format: Revisi 01 Revisi 02 dan seterusnya. Tanggapan 2 Menurut pengalaman saya, nomor revisi dimasukkan langsung dalam kode prosedur, misalnya: PRO-XXX-XXX-00 Angka “00” menunjukkan statu...