Salah satu pertanyaan yang cukup sering muncul dalam penerapan sistem manajemen mutu adalah: "Untuk kegiatan kalibrasi alat, sebaiknya menggunakan Prosedur atau Instruksi Kerja (IK)?" Jawabannya tidak sesederhana memilih salah satu. Dalam praktiknya, kebutuhan dokumen sangat bergantung pada kompleksitas proses kalibrasi dan bagaimana perusahaan mengelolanya. Memahami Perbedaan Prosedur dan Instruksi Kerja Secara umum, Prosedur menjelaskan bagaimana suatu proses dikelola. Dokumen ini memuat tujuan, ruang lingkup, tanggung jawab, alur kegiatan, serta pengendalian yang harus dilakukan agar proses berjalan secara konsisten. Sementara itu, Instruksi Kerja (IK) menjelaskan secara rinci bagaimana suatu pekerjaan teknis dilakukan. Dokumen ini berisi langkah-langkah operasional yang harus diikuti oleh petugas saat melaksanakan pekerjaan. Dengan kata lain, prosedur menjawab pertanyaan "apa yang harus dilakukan dan siapa yang bertanggung jawab" , sedangkan instruksi kerja me...
QualityClub merupakan blog yang menyajikan informasi, diskusi, dan contoh praktik terbaik seputar penerapan sistem manajemen ISO di perusahaan. QualityClub managed by SINTEGRAL