Salah satu pertanyaan yang sering muncul dalam implementasi ISO 9001 adalah: "Jika alat ukur sudah dikalibrasi oleh pihak eksternal, apakah perusahaan masih perlu memiliki standar keberterimaan sendiri dan melakukan verifikasi terhadap alat yang telah dikalibrasi?" Jawabannya adalah ya, tetap perlu. Kalibrasi Bukan Akhir dari Tanggung Jawab Banyak organisasi beranggapan bahwa setelah alat ukur dikalibrasi oleh laboratorium eksternal dan memperoleh sertifikat kalibrasi, maka alat tersebut otomatis dapat digunakan. Padahal, tanggung jawab terhadap kelayakan alat ukur tetap berada pada organisasi yang menggunakan alat tersebut. Laboratorium kalibrasi hanya memberikan data hasil pengukuran, seperti nilai penyimpangan ( error ), ketidakpastian pengukuran, dan status kalibrasi berdasarkan ruang lingkup mereka. Keputusan apakah alat tersebut layak digunakan untuk proses perusahaan adalah tanggung jawab organisasi. Mengapa Perusahaan Harus Memiliki Standar Keberterimaan? Setiap organ...
QualityClub merupakan blog yang menyajikan informasi, diskusi, dan contoh praktik terbaik seputar penerapan sistem manajemen ISO di perusahaan. QualityClub managed by SINTEGRAL