Praktik Pengendalian Dokumen ISO: Tanya Jawab Bersama QualityClub Dear QualityClub, Pengendalian dokumen merupakan salah satu persyaratan dalam standar ISO. Apabila dokumen mengalami perubahan, maka perlu diberikan status revisi pada dokumen tersebut. Status revisi biasanya ditunjukkan dengan pemberian nomor revisi pada dokumen. Terkait dengan revisi dokumen, terdapat anggota QualityClub yang mengajukan pertanyaan berikut. Silakan berbagi pengalaman (sharing best practice) di sini. Pertanyaan: Selamat pagi menjelang siang, Bapak/Ibu. Mohon informasi atau berbagi praktik terbaik mengenai pengkodean atau penomoran revisi sebuah prosedur atau dokumen beserta pertimbangannya. Saya melihat beberapa format berikut: Revisi 1 Revisi 01 Revisi 0.1 Demikian, terima kasih. Tanggapan 1 Di tempat kami menggunakan format: Revisi 01 Revisi 02 dan seterusnya. Tanggapan 2 Menurut pengalaman saya, nomor revisi dimasukkan langsung dalam kode prosedur, misalnya: PRO-XXX-XXX-00 Angka “00” menunjukkan ...
Salah satu dokumen wajib ISO 45001 (sistem manajemen internasional K3) adalah dokumen atau laporan insiden yang menerangkan insiden yang pernah terjadi, tindakan yang diambil serta efektivitas tindakan yang telah dilakukan.
ISO 45001, standar yang menggantikan OHSAS 18001, mewajibkan dokumentasi insiden disosialisasikan kepada karyawan yang relevan, termasuk para pihak diluar perusahaan (interestedrties) yang perlu mengetahui terjadinya insiden, misalnya para pekerja subkontraktor, dll.
Contoh laporan insiden atau kecelakaan bisa di-download di blog ini.
ISO 45001, standar yang menggantikan OHSAS 18001, mewajibkan dokumentasi insiden disosialisasikan kepada karyawan yang relevan, termasuk para pihak diluar perusahaan (interestedrties) yang perlu mengetahui terjadinya insiden, misalnya para pekerja subkontraktor, dll.
Contoh laporan insiden atau kecelakaan bisa di-download di blog ini.
Klik dokumen no. 77 pada menu Arsip.

Komentar
Posting Komentar