Skip to main content

Apakah email sebagai bukti dapat diterima standar ISO 9001?

Penggunaan email menurut ISO 9001

Penggunaan Email sebagai Bukti Permintaan Pembelian dalam ISO 9001

Studi Kasus

Pada awalnya, proses permintaan pembelian barang dalam suatu organisasi dilakukan menerbitkan formulir (form) permintaan barang yang diisi oleh pemohon dan diserahkan kepada bagian pembelian.

Seiring dengan perkembangan teknologi, proses tersebut berubah menjadi berbasis email. Permintaan pembelian kini cukup disampaikan melalui email dengan subjek tertentu, misalnya: “Permintaan Pembelian Barang …”.

Dalam pelaksanaan audit, organisasi kemudian menggunakan email tersebut sebagai bukti (evidence) atau rekaman (record).

Hal yang menjadi pertanyaan adalah:
Apakah penggunaan email sebagai pengganti formulir fisik dapat diterima dalam sistem manajemen mutu ISO 9001?

Analisis

ISO 9001:2015 tidak mensyaratkan bentuk spesifik dari dokumentasi, melainkan menekankan pada konsep documented information. Oleh karena itu, penggunaan media digital seperti email pada prinsipnya diperbolehkan.

Namun, terdapat beberapa hal penting yang harus dipastikan:

1. Kesesuaian dengan Prosedur (SOP)
Mekanisme penggunaan email harus telah diatur dalam prosedur terdokumentasi. Jika sebelumnya menggunakan formulir, SOP perlu direvisi agar mencerminkan praktik yang berjalan saat ini.

2. Pemenuhan Alur Proses
Proses pembelian tetap harus memenuhi tahapan yang dipersyaratkan, seperti adanya proses-proses:
  • Permintaan (requisition)
  • Verifikasi
  • Persetujuan (approval)
  • Pelaksanaan (execution)
  • Pemantauan (monitoring)
3. Ketersediaan dan Pengendalian Rekaman
Email harus dikelola sebagai documented information, termasuk:
  • pengarsipan yang baik,
  • kemudahan penelusuran (traceability),
  • perlindungan dari kehilangan atau perubahan data.
4. Kejelasan dan Konsistensi Informasi
Penamaan subjek email dan isi pesan sebaiknya distandarkan untuk memudahkan identifikasi dan audit.

Kesimpulan

Penggunaan email sebagai bukti permintaan pembelian merupakan praktik yang lazim dan dapat diterima ISO 9001:2015, selama memenuhi prinsip documented information.

Organisasi perlu memastikan bahwa praktik tersebut:
  • telah diakomodasi dalam prosedur,
  • memenuhi alur proses yang ditetapkan, dan
  • memiliki sistem pengendalian dokumen yang memadai.
Dengan pengelolaan yang baik, penggunaan email bahkan dapat meningkatkan efisiensi serta mendukung transformasi menuju sistem yang lebih digital dan paperless.
---
Join QualityClub
Tulisan di atas merupakan rangkuman diskusi QualityClub, yaitu forum ISO yang diselenggarakan melalui WhatsApp Group. Buat kamu yang ingin menjadi anggota QualityClub silakan mengisi formulir pendaftaran grup.

Baca juga:
Bagaimana Tahapan menuju sertifikasi ISO 9001-2015?

Comments

Popular posts from this blog

Formulir Evaluasi Auditor Internal ISO 9001

Kegiatan audit internal merupakan kegiatan penting dalam sistem manajemen mutu ISO 9001 dan karenanya perlu ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan proses audit internal di perusahaan dengan melakukan evaluasi auditor internal. Tujuannya agar auditor internal bisa dinilai kompetensinya sebagai auditor sehingga bisa ditingkatkan bila hasil penilaian dinyatakan kurang atau tidak memadai. Metode evaluasi atau penilaian auditor internal tidak ditentukan oleh standar manajemen mutu ISO 9001. Tata cara evaluasi auditor ditentukan internal perusahaan.  Pada umumnya evaluasi auditor internal dilakukan dengan mengisi form evaluasi. Berbagai form evaluasi bisa dibuat, salah satunya form evaluasi berikut ini yakni dokumen yang di- share  seorang anggota QualityClub dan bisa Anda gunakan. Evaluasi auditor internal dilaksanakan secara berkala sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan manajemen perusahaan. Silahkan gunakan formulir evaluasi auditor internal di atas. Baca juga: Kualif...

Contoh Instruksi Kerja lengkap dengan Flowchart dan Panduan Lain

Dalam dokumen ISO, terdapat jenis dokumen yang dikenal sebagai Instruksi Kerja (IK) , dan dokumen ini memiliki fungsi yang sangat penting. Instruksi Kerja memberikan panduan kerja secara rinci dan sistematis. Contoh Instruksi Kerja antara lain IK pengoperasian mesin, IK proses pengeluaran uang kas, serta IK untuk berbagai kegiatan teknis lainnya. Contoh Instruksi Kerja yang dikirim oleh anggota QualityClub dapat kamu unduh. Dokumen tersebut memuat flowchart dalam format Excel. Silakan unduh Instruksi Kerja (IK) dalam format PDF yang tersedia. Link  Instruksi kerja atau IK (pdf) Baca juga: Siapa yang bertanggung jawab membuat prosedur?

Apakah Management Representative (MR) sebaiknya merangkap jabatan atau berdiri sendiri?

Rangkuman diskusi QualityClub, Selasa, 4 Mei 2021: Pertanyaan Dear rekan-rekan mutu, Menurut pendapat rekan-rekan, dalam suatu perusahaan manufaktur, mana yang lebih efektif untuk jabatan Management Representative (MR): dirangkap dengan jabatan lain atau dibentuk sebagai departemen tersendiri (personel khusus)? Apa saja keuntungan dan kerugian jika MR menjabat secara rangkap atau berdiri sendiri? Jawaban 1 Perlu dilakukan asesmen terlebih dahulu terhadap lingkup dan beban pekerjaan sebelum menentukan apakah jabatan tersebut sebaiknya menjadi departemen tersendiri atau digabung dengan jabatan lain.   Jawaban 2 Saya ikut berpendapat, Pak. Kebetulan saya pernah berada di kedua posisi tersebut. Secara sederhana, gambaran perbandingannya sebagai berikut: Jika dirangkap: Keuntungannya, dari sisi perusahaan, tentu lebih hemat biaya karena satu orang memiliki beberapa kompetensi. Kerugiannya, sulit untuk fokus ketika aktivitas MR meningkat. Jika terpisah: MR dapat lebih fokus menjalanka...