Bolehkah Menggunakan Tip-Ex pada Dokumen ISO 9001? Ini Penjelasannya
ISO 9001:2015 menekankan pentingnya pengendalian dokumen organisasi agar tetap terlindungi dengan baik. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kehilangan kerahasiaan (loss of confidentiality), penggunaan yang tidak sesuai (improper use), maupun penurunan integritas (loss of integrity) pada dokumen. Ketentuan ini secara jelas diatur dalam ISO 9001:2015, khususnya pada klausul 7.5 tentang Informasi Terdokumentasi.Dalam praktiknya, sering muncul pertanyaan terkait cara memperbaiki kesalahan saat mengisi formulir atau dokumen.
Berikut rangkuman diskusi anggota QualityClub mengenai topik ini (Rabu, 19 Mei 2021).
---
Pertanyaan
Dear rekan-rekan QualityClub,
Mohon pencerahannya. Dalam pengisian form pada penerapan ISO 9001:2015, apabila terjadi kesalahan pengisian, apakah boleh menggunakan tip-ex atau harus dicoret, diparaf, lalu ditulis data yang benar di sebelahnya?
Terima kasih atas jawabannya.
---
Pendapat Anggota QualityClub
Sebagian anggota berpendapat bahwa kesalahan pengisian sebaiknya tidak diperbaiki dengan tip-ex. Data yang salah cukup dicoret, kemudian diparaf, dan dituliskan data yang benar di dekatnya.
Cara ini menunjukkan bahwa memang pernah terjadi kesalahan yang kemudian diperbaiki, sehingga keaslian (autentisitas) dokumen tetap terjaga dan jelas siapa yang bertanggung jawab atas perubahan tersebut.
Selain itu, ada saran agar tata cara perbaikan kesalahan pengisian data diatur secara jelas dalam prosedur atau instruksi kerja, sehingga semua karyawan memiliki pedoman yang sama.
---
Join QualityClub
Tulisan di atas merupakan rangkuman diskusi QualityClub, yaitu forum ISO yang diselenggarakan melalui WhatsApp Group. Buat kamu yang ingin menjadi anggota QualityClub silakan mengisi formulir pendaftaran grup.

Comments
Post a Comment