Praktik Pengendalian Dokumen ISO: Tanya Jawab Bersama QualityClub Dear QualityClub, Pengendalian dokumen merupakan salah satu persyaratan dalam standar ISO. Apabila dokumen mengalami perubahan, maka perlu diberikan status revisi pada dokumen tersebut. Status revisi biasanya ditunjukkan dengan pemberian nomor revisi pada dokumen. Terkait dengan revisi dokumen, terdapat anggota QualityClub yang mengajukan pertanyaan berikut. Silakan berbagi pengalaman (sharing best practice) di sini. Pertanyaan: Selamat pagi menjelang siang, Bapak/Ibu. Mohon informasi atau berbagi praktik terbaik mengenai pengkodean atau penomoran revisi sebuah prosedur atau dokumen beserta pertimbangannya. Saya melihat beberapa format berikut: Revisi 1 Revisi 01 Revisi 0.1 Demikian, terima kasih. Tanggapan 1 Di tempat kami menggunakan format: Revisi 01 Revisi 02 dan seterusnya. Tanggapan 2 Menurut pengalaman saya, nomor revisi dimasukkan langsung dalam kode prosedur, misalnya: PRO-XXX-XXX-00 Angka “00” menunjukkan ...
Ada yang berpendapat, kegiatan audit kegiatan yang tidak menyenangkan, buang waktu buat auditor atau auditee. Auditor internal yang ditunjuk mengeluh, apa saya kurang pekerjaan? Tega nian ditunjuk sebagai auditor internal. Auditee pusiang menghadapi auditor yang gaya auditnya mencari salah-salah orang. Cari kesalahan itu tujuan audit, supaya bisa diperbaiki. Tapi, cari salah-salah orang sama saja cari gara-gara.
Masih banyak persoalan yang muncul dalam penerapan ISO di perusahaan. Bagaimana solusinya?
Yuk, sharing pengalaman di free webinar QualityClub "ISO Tak Greget lagi"
Melalui webinar teman-teman QualityClub dimohon memberikan masukan dan sharing pengalaman supaya ISO bisa greget lagi di perusahaan.
Pendaftaran: https://bit.ly/QualityClubOnline

Komentar
Posting Komentar