Skip to main content

Temuan Observasi: Perlu Ditutup atau Tidak?


Rangkuman Diskusi QualityClub, 6 April 2026

Pertanyaan

Mohon pencerahan, apabila terdapat temuan audit internal yang dikategorikan sebagai observasi, apakah tetap perlu dilakukan tindakan perbaikan?

Ringkasan Jawaban

Temuan audit internal yang dikategorikan sebagai observasi (sering juga disebut Opportunity for Improvement / OFI) tetap perlu ditindaklanjuti dengan tindakan perbaikan.

Meskipun observasi bukan termasuk ketidaksesuaian (nonconformity), temuan ini menunjukkan adanya potensi risiko atau peluang peningkatan yang sebaiknya tidak diabaikan.

Tindak lanjut terhadap observasi umumnya tidak mensyaratkan batas waktu yang seketat penanganan ketidaksesuaian. Namun demikian, manajemen tetap perlu memastikan bahwa:
  • tindakan perbaikan dilakukan,
  • progresnya dipantau, dan
  • efektivitasnya dievaluasi.
Lebih dari itu, pengelolaan observasi merupakan bagian penting perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Observasi yang tidak ditindaklanjuti berpotensi berkembang menjadi ketidaksesuaian pada audit berikutnya, termasuk audit eksternal.

Oleh karena itu, praktik yang baik adalah:
  • mendokumentasikan tindak lanjut observasi, dan
  • menutupnya (closed) secara formal sesuai mekanisme yang berlaku di perusahaan.

Kesimpulan

Observasi memang bukan temuan mayor atau minor (ketidaksesuaian), tetapi tetap perlu dikelola dengan serius. Pengelolaan yang konsisten tidak hanya meningkatkan kinerja sistem manajemen, tetapi juga membantu mencegah munculnya temuan yang lebih serius di masa mendatang.

---

Baca juga

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Instruksi Kerja lengkap dengan Flowchart dan Panduan Lain

Dalam dokumen ISO, terdapat jenis dokumen yang dikenal sebagai Instruksi Kerja (IK) , dan dokumen ini memiliki fungsi yang sangat penting. Instruksi Kerja memberikan panduan kerja secara rinci dan sistematis. Contoh Instruksi Kerja antara lain IK pengoperasian mesin, IK proses pengeluaran uang kas, serta IK untuk berbagai kegiatan teknis lainnya. Contoh Instruksi Kerja yang dikirim oleh anggota QualityClub dapat kamu unduh. Dokumen tersebut memuat flowchart dalam format Excel. Silakan unduh Instruksi Kerja (IK) dalam format PDF yang tersedia. Link  Instruksi kerja atau IK (pdf) Baca juga: Siapa yang bertanggung jawab membuat prosedur?

Formulir Evaluasi Auditor Internal ISO 9001

Kegiatan audit internal merupakan kegiatan penting dalam sistem manajemen mutu ISO 9001 dan karenanya perlu ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan proses audit internal di perusahaan dengan melakukan evaluasi auditor internal. Tujuannya agar auditor internal bisa dinilai kompetensinya sebagai auditor sehingga bisa ditingkatkan bila hasil penilaian dinyatakan kurang atau tidak memadai. Metode evaluasi atau penilaian auditor internal tidak ditentukan oleh standar manajemen mutu ISO 9001. Tata cara evaluasi auditor ditentukan internal perusahaan.  Pada umumnya evaluasi auditor internal dilakukan dengan mengisi form evaluasi. Berbagai form evaluasi bisa dibuat, salah satunya form evaluasi berikut ini yakni dokumen yang di- share  seorang anggota QualityClub dan bisa Anda gunakan. Evaluasi auditor internal dilaksanakan secara berkala sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan manajemen perusahaan. Silahkan gunakan formulir evaluasi auditor internal di atas. Baca juga: Kualif...

Apakah Management Representative (MR) sebaiknya merangkap jabatan atau berdiri sendiri?

Rangkuman diskusi QualityClub, Selasa, 4 Mei 2021: Pertanyaan Dear rekan-rekan mutu, Menurut pendapat rekan-rekan, dalam suatu perusahaan manufaktur, mana yang lebih efektif untuk jabatan Management Representative (MR): dirangkap dengan jabatan lain atau dibentuk sebagai departemen tersendiri (personel khusus)? Apa saja keuntungan dan kerugian jika MR menjabat secara rangkap atau berdiri sendiri? Jawaban 1 Perlu dilakukan asesmen terlebih dahulu terhadap lingkup dan beban pekerjaan sebelum menentukan apakah jabatan tersebut sebaiknya menjadi departemen tersendiri atau digabung dengan jabatan lain.   Jawaban 2 Saya ikut berpendapat, Pak. Kebetulan saya pernah berada di kedua posisi tersebut. Secara sederhana, gambaran perbandingannya sebagai berikut: Jika dirangkap: Keuntungannya, dari sisi perusahaan, tentu lebih hemat biaya karena satu orang memiliki beberapa kompetensi. Kerugiannya, sulit untuk fokus ketika aktivitas MR meningkat. Jika terpisah: MR dapat lebih fokus menjalanka...