Praktik Pengendalian Dokumen ISO: Tanya Jawab Bersama QualityClub Dear QualityClub, Pengendalian dokumen merupakan salah satu persyaratan dalam standar ISO. Apabila dokumen mengalami perubahan, maka perlu diberikan status revisi pada dokumen tersebut. Status revisi biasanya ditunjukkan dengan pemberian nomor revisi pada dokumen. Terkait dengan revisi dokumen, terdapat anggota QualityClub yang mengajukan pertanyaan berikut. Silakan berbagi pengalaman (sharing best practice) di sini. Pertanyaan: Selamat pagi menjelang siang, Bapak/Ibu. Mohon informasi atau berbagi praktik terbaik mengenai pengkodean atau penomoran revisi sebuah prosedur atau dokumen beserta pertimbangannya. Saya melihat beberapa format berikut: Revisi 1 Revisi 01 Revisi 0.1 Demikian, terima kasih. Tanggapan 1 Di tempat kami menggunakan format: Revisi 01 Revisi 02 dan seterusnya. Tanggapan 2 Menurut pengalaman saya, nomor revisi dimasukkan langsung dalam kode prosedur, misalnya: PRO-XXX-XXX-00 Angka “00” menunjukkan ...
Diskusi via WA Grup ISO Di bawah ini adalah rangkuman diskusi WA Grup ISO: ---Pak Farhan (QC2) Tanya--- Dear rekan2 group Quality Club 2, saya mempunyai teman seorang Quality Manager di perusahaan furniture. Teman saya ada ditanya oleh management How QC Division make profit? mungkin bisa bantu jawab pertanyaan teman saya baik secara umum maupun detail tehnis nya. Karena jujur masih ada yang beranggapan bahwa kegiatan QC tidak memberikan profit secara langsung, lain hal nya dengan bagian produksi yang menghasilkan produk sehingga langsung memberikan profit. --- Pak Lambok (QC1) --- Biaya pencegahan atau preventif Biaya penilaian --> Biaya ini meliputi scrap (sisa bahan baku), spoilage (barang cacat), rework (pengerjaan kembali), reinspection (inspeksi kembali), retesting (pengetesan kembali), design changes (perubahan desain), downtime due to machine failures on material shortages/ defective parts/ defect related/ due to defects, disposal costs dan biaya terhentinya mesin k...