Langsung ke konten utama

Sharing Best Practice: Penomoran Revisi Dokumen ISO

 Praktik Pengendalian Dokumen ISO: Tanya Jawab Bersama QualityClub Dear QualityClub, Pengendalian dokumen merupakan salah satu persyaratan dalam standar ISO. Apabila dokumen mengalami perubahan, maka perlu diberikan status revisi pada dokumen tersebut. Status revisi biasanya ditunjukkan dengan pemberian nomor revisi pada dokumen. Terkait dengan revisi dokumen, terdapat anggota QualityClub yang mengajukan pertanyaan berikut. Silakan berbagi pengalaman (sharing best practice) di sini. Pertanyaan: Selamat pagi menjelang siang, Bapak/Ibu. Mohon informasi atau berbagi praktik terbaik mengenai pengkodean atau penomoran revisi sebuah prosedur atau dokumen beserta pertimbangannya. Saya melihat beberapa format berikut: Revisi 1 Revisi 01 Revisi 0.1 Demikian, terima kasih. Tanggapan 1 Di tempat kami menggunakan format: Revisi 01 Revisi 02 dan seterusnya. Tanggapan 2 Menurut pengalaman saya, nomor revisi dimasukkan langsung dalam kode prosedur, misalnya: PRO-XXX-XXX-00 Angka “00” menunjukkan ...

Daftar pertanyaan auditor eksternal OHSAS 18001:2017


Berikut ini daftar pertanyaan auditor eksternal OHSAS 18001:2007. Daftar ini dibuat oleh Lia, anggota QualityClub 2, saat tempatnya bekerja dilaksanakan audit oleh lembaga sertifkasi.

Tujuan audit sertifikasi untuk menilai bahwa sistem manajeme perusahaan telah sesuai dengan sistem manajemen K3 berbasis OHSAS 18001:2017.

Daftar pertanyaan auditor OHSAS 18001:2007


1. Pemantauan dan Pengukuran K3, baik di HO maupun di proyek
2. Penggunaan sampah terpisah organic, anorganik dan B3 (kalau di kantor biasanya toner fotocopy dan printer)
3. Rencana K3 Proyek yang sedang dijalani
4. Pembuatan Standar penggunaan APD terhadap jenis pekerjaannya (boleh mencantumkan merk, apabila APD dibeli langsung dari Site Office ; tujuan untuk menghindari kesalahan pembelian.
5. Monitoring inventaris APD
6. Pembuatan & Penempelan Peta Evakuasi dan Struktur Organisasi Tanggap Darurat
7. Pengecekkan proses permintaan dan realisasi pelatihan
8. Evaluasi Kompetensi yang dilakukan oleh Manager sebagai bentuk proses usulan permintaan pelatihan
9. Pencatatan pelatihan karyawan
10. Job Safety Analysis (JSA) baik di HO maupun SO
11. Rencana tindakan untuk mengubah status M, H, dan E
12. Laporan insiden
13. Laporan Bulanan K3
14. Project Quality Plan Proyek yang sedang ditangani
15. Inspeksi – inspeksi K3
16. Sasaran Mutu Departemen dan laporan pencapaiannya, serta rencana tindakan pada saat target tidak tercapai
17. Maintenance Infrastruktur ; sampel maintenance perawatan computer
18. Data Kalibrasi Alat
19. Kontrak Subkontraktor harus ada unsur K3 dan alat yang mereka gunakan harus mempunyai sertifikat kalibrasi
20. Internal audit ; program, realisasi, monitoring status temuan serta pelaporan hasil internal audit
21. Tindakan korektif
22. Analisa resiko Usaha Dept ; status resiko (L, M, H, E) dan rencana tindakannya


Untuk menjadi anggota grup QualityClub, isi formulir pendaftaran grup.

Komentar

  1. Terima kasih atas sharing ilmunya
    Semoga bermanfaat untuk bpk dan lainnya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Formulir Evaluasi Auditor Internal ISO 9001

Kegiatan audit internal merupakan kegiatan penting dalam sistem manajemen mutu ISO 9001 dan karenanya perlu ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan proses audit internal di perusahaan dengan melakukan evaluasi auditor internal. Tujuannya agar auditor internal bisa dinilai kompetensinya sebagai auditor sehingga bisa ditingkatkan bila hasil penilaian dinyatakan kurang atau tidak memadai. Metode evaluasi atau penilaian auditor internal tidak ditentukan oleh standar manajemen mutu ISO 9001. Tata cara evaluasi auditor ditentukan internal perusahaan.  Pada umumnya evaluasi auditor internal dilakukan dengan mengisi form evaluasi. Berbagai form evaluasi bisa dibuat, salah satunya form evaluasi berikut ini yakni dokumen yang di- share  seorang anggota QualityClub dan bisa Anda gunakan. Evaluasi auditor internal dilaksanakan secara berkala sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan manajemen perusahaan. Silahkan gunakan formulir evaluasi auditor internal di atas. Baca juga: Kualif...

Contoh Instruksi Kerja lengkap dengan Flowchart dan Panduan Lain

Dalam dokumen ISO, terdapat jenis dokumen yang dikenal sebagai Instruksi Kerja (IK) , dan dokumen ini memiliki fungsi yang sangat penting. Instruksi Kerja memberikan panduan kerja secara rinci dan sistematis. Contoh Instruksi Kerja antara lain IK pengoperasian mesin, IK proses pengeluaran uang kas, serta IK untuk berbagai kegiatan teknis lainnya. Contoh Instruksi Kerja yang dikirim oleh anggota QualityClub dapat kamu unduh. Dokumen tersebut memuat flowchart dalam format Excel. Silakan unduh Instruksi Kerja (IK) dalam format PDF yang tersedia. Link  Instruksi kerja atau IK (pdf) Baca juga: Siapa yang bertanggung jawab membuat prosedur?

Ini Dia Dokumen SMKP (Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan)

Anda dapat men-download dokumen SMKP. SMKP singkatan dari Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan,  merupakan bagian dari sistem manajemen perusahaan yang khusus mengatur risiko keselamatan pertambangan . Penerapan SMKP bermanfaat untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di bidang pertambangan. SMKP membutuhkan sejumlah dokumen SMKP seperti SOP atau panduan, termasuk dokumen-dokumen yang disyaratkan SMKP. Seorang anggota QualityClub memberikan contoh-contoh dokumen yang umum diterapkan dalam sistem SMKP. Ia berbagi beberapa dokumen SMKP  untuk QualityClub . Informasi dokumen bisa dilihat  via link google drive dokumen SMKP Setelah mendapat persetujuan pemilik dokumen, semua dokumen SMKP bisa di-download. Semoga bermanfaat buat pekerjaan Anda. Baca juga ISO 45001: Bagaimana identifikasi karyawan yang memiliki penyakit dalam K3