Langsung ke konten utama

Sharing Best Practice: Penomoran Revisi Dokumen ISO

 Praktik Pengendalian Dokumen ISO: Tanya Jawab Bersama QualityClub Dear QualityClub, Pengendalian dokumen merupakan salah satu persyaratan dalam standar ISO. Apabila dokumen mengalami perubahan, maka perlu diberikan status revisi pada dokumen tersebut. Status revisi biasanya ditunjukkan dengan pemberian nomor revisi pada dokumen. Terkait dengan revisi dokumen, terdapat anggota QualityClub yang mengajukan pertanyaan berikut. Silakan berbagi pengalaman (sharing best practice) di sini. Pertanyaan: Selamat pagi menjelang siang, Bapak/Ibu. Mohon informasi atau berbagi praktik terbaik mengenai pengkodean atau penomoran revisi sebuah prosedur atau dokumen beserta pertimbangannya. Saya melihat beberapa format berikut: Revisi 1 Revisi 01 Revisi 0.1 Demikian, terima kasih. Tanggapan 1 Di tempat kami menggunakan format: Revisi 01 Revisi 02 dan seterusnya. Tanggapan 2 Menurut pengalaman saya, nomor revisi dimasukkan langsung dalam kode prosedur, misalnya: PRO-XXX-XXX-00 Angka “00” menunjukkan ...

Apakah Management Representative (MR) sebaiknya merangkap jabatan atau berdiri sendiri?



Rangkuman diskusi QualityClub, Selasa, 4 Mei 2021:


Pertanyaan
Dear rekan-rekan mutu,

Menurut pendapat rekan-rekan, dalam suatu perusahaan manufaktur, mana yang lebih efektif untuk jabatan Management Representative (MR): dirangkap dengan jabatan lain atau dibentuk sebagai departemen tersendiri (personel khusus)?

Apa saja keuntungan dan kerugian jika MR menjabat secara rangkap atau berdiri sendiri?

Jawaban 1
Perlu dilakukan asesmen terlebih dahulu terhadap lingkup dan beban pekerjaan sebelum menentukan apakah jabatan tersebut sebaiknya menjadi departemen tersendiri atau digabung dengan jabatan lain.
 
Jawaban 2
Saya ikut berpendapat, Pak. Kebetulan saya pernah berada di kedua posisi tersebut. Secara sederhana, gambaran perbandingannya sebagai berikut:

Jika dirangkap:
Keuntungannya, dari sisi perusahaan, tentu lebih hemat biaya karena satu orang memiliki beberapa kompetensi.
Kerugiannya, sulit untuk fokus ketika aktivitas MR meningkat.

Jika terpisah:
MR dapat lebih fokus menjalankan tugasnya. Namun, jika perusahaan hanya memiliki satu sistem manajemen, aktivitas harian MR bisa menjadi kurang optimal.

Jawaban 3
Menurut saya, jabatan MR yang dirangkap cenderung kurang efektif karena tugas MR cukup banyak, terlebih jika dirangkap oleh salah satu Top Management. Di perusahaan kami, jabatan MR tidak ada secara khusus. Tanggung jawab ISO langsung berada di bawah masing-masing Top Pimpinan.

Pimpinan dibantu oleh ISO Center yang memiliki ISO Coordinator di setiap divisi. Ketua ISO Center tidak disebut sebagai MR karena perannya adalah mengoordinasikan seluruh kegiatan, pekerjaan, dan dokumen yang berkaitan dengan ISO dari seluruh divisi. Dengan demikian, tanggung jawab ISO tetap berada langsung di bawah masing-masing Top Pimpinan.

Jawaban 4
Jabatan yang dirangkap tentu lebih efisien karena jumlah SDM lebih sedikit.

Untuk organisasi yang relatif besar, sebaiknya fungsi MR bersifat independen.
Untuk organisasi yang sederhana atau relatif kecil, jabatan MR dapat dirangkap.

Dalam beberapa perusahaan yang pernah saya alami, sebagian besar jabatan MR dirangkap oleh QA Manager. Namun, ada juga yang dipegang oleh HR Manager, bahkan Account Manager. Pada dasarnya, hal tersebut memungkinkan, tergantung kebutuhan dan kondisi perusahaan.

Jawaban 5

Selamat siang, Pak Zul.

Sebaiknya MR difokuskan dan tidak dirangkap. Banyak hal yang dapat dikerjakan MR sebagai perpanjangan tangan Top Management, sehingga tidak ada istilah “menganggur”.

Selain menjalankan tugas terkait sistem, MR juga dapat membantu Top Management dalam memikirkan pengembangan dan kemajuan perusahaan, sehingga tidak hanya terpaku pada aktivitas harian MR.
---

Tulisan di atas merupakan rangkuman diskusi QualityClub, yaitu forum ISO yang diselenggarakan melalui grup WhatsApp. Bagi yang ingin menjadi anggota QualityClub, silakan mengisi formulir pendaftaran

Baca juga:

Komentar

  1. posisi MR di Struktur Organisasi dimana jadinya ya.., setelah Top Manajemen dan dibuatkan garis putus2 atau jadi satu dengan jabatan yang dirangkap, misalnya HR Manager,,nanti distruktur ada document control, dibawahnya HR Manager, mohon pencerahannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tak ada ketentuan baku posisi MR dalam struktur organisasi perusahaan. Disarankan posisi MR dibuat satu jabatan misalnya dirangkap manager QC atau manager HRD atau jabatan yang tepat lainnya.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Formulir Evaluasi Auditor Internal ISO 9001

Kegiatan audit internal merupakan kegiatan penting dalam sistem manajemen mutu ISO 9001 dan karenanya perlu ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan proses audit internal di perusahaan dengan melakukan evaluasi auditor internal. Tujuannya agar auditor internal bisa dinilai kompetensinya sebagai auditor sehingga bisa ditingkatkan bila hasil penilaian dinyatakan kurang atau tidak memadai. Metode evaluasi atau penilaian auditor internal tidak ditentukan oleh standar manajemen mutu ISO 9001. Tata cara evaluasi auditor ditentukan internal perusahaan.  Pada umumnya evaluasi auditor internal dilakukan dengan mengisi form evaluasi. Berbagai form evaluasi bisa dibuat, salah satunya form evaluasi berikut ini yakni dokumen yang di- share  seorang anggota QualityClub dan bisa Anda gunakan. Evaluasi auditor internal dilaksanakan secara berkala sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan manajemen perusahaan. Silahkan gunakan formulir evaluasi auditor internal di atas. Baca juga: Kualif...

Contoh Instruksi Kerja lengkap dengan Flowchart dan Panduan Lain

Dalam dokumen ISO, terdapat jenis dokumen yang dikenal sebagai Instruksi Kerja (IK) , dan dokumen ini memiliki fungsi yang sangat penting. Instruksi Kerja memberikan panduan kerja secara rinci dan sistematis. Contoh Instruksi Kerja antara lain IK pengoperasian mesin, IK proses pengeluaran uang kas, serta IK untuk berbagai kegiatan teknis lainnya. Contoh Instruksi Kerja yang dikirim oleh anggota QualityClub dapat kamu unduh. Dokumen tersebut memuat flowchart dalam format Excel. Silakan unduh Instruksi Kerja (IK) dalam format PDF yang tersedia. Link  Instruksi kerja atau IK (pdf) Baca juga: Siapa yang bertanggung jawab membuat prosedur?

Ini Dia Dokumen SMKP (Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan)

Anda dapat men-download dokumen SMKP. SMKP singkatan dari Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan,  merupakan bagian dari sistem manajemen perusahaan yang khusus mengatur risiko keselamatan pertambangan . Penerapan SMKP bermanfaat untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di bidang pertambangan. SMKP membutuhkan sejumlah dokumen SMKP seperti SOP atau panduan, termasuk dokumen-dokumen yang disyaratkan SMKP. Seorang anggota QualityClub memberikan contoh-contoh dokumen yang umum diterapkan dalam sistem SMKP. Ia berbagi beberapa dokumen SMKP  untuk QualityClub . Informasi dokumen bisa dilihat  via link google drive dokumen SMKP Setelah mendapat persetujuan pemilik dokumen, semua dokumen SMKP bisa di-download. Semoga bermanfaat buat pekerjaan Anda. Baca juga ISO 45001: Bagaimana identifikasi karyawan yang memiliki penyakit dalam K3