Skip to main content

Tinjauan Manajemen wajib dilaksanakan rapat tatap muka?

Tinjauan Manajemen dalam ISO 9001:2015

Tinjauan Manajemen dalam ISO 9001:2015 (Klausul 9.3)

Tinjauan manajemen (management review) merupakan salah satu persyaratan wajib ISO 9001:2015. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian, kecukupan, dan efektivitas sistem manajemen mutu yang diterapkan dalam organisasi.

Sesuai dengan klausul 9.3, organisasi diwajibkan untuk melakukan tinjauan manajemen secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai input yang telah ditentukan, serta menghasilkan output yang mendukung peningkatan berkelanjutan. Selain itu, organisasi juga wajib menyimpan informasi terdokumentasi sebagai bukti pelaksanaan tinjauan tersebut.

Bentuk Pelaksanaan Tinjauan Manajemen

ISO 9001:2015 tidak secara spesifik mengatur metode atau bentuk pelaksanaan tinjauan manajemen. Tidak terdapat ketentuan yang mewajibkan kegiatan ini dilakukan dalam bentuk rapat atau pertemuan tatap muka.

Dengan demikian, organisasi memiliki fleksibilitas dalam menentukan metode pelaksanaan tinjauan manajemen, selama seluruh persyaratan dalam klausul 9.3 tetap terpenuhi.

Beberapa metode yang dapat digunakan antara lain:
  • Rapat tinjauan manajemen (tatap muka maupun daring)
  • Laporan tertulis yang ditinjau dan disetujui oleh manajemen puncak
  • Kompilasi dan analisis data dari masing-masing fungsi atau divisi
  • Kombinasi antara presentasi berkala dan dokumentasi tertulis
 

Hal yang Perlu Diperhatikan

Terlepas dari metode yang digunakan, organisasi harus memastikan bahwa:
  • Seluruh input tinjauan manajemen sesuai dengan klausul 9.3 telah dibahas
  • Output tinjauan mencakup keputusan dan tindakan yang diperlukan
  • Terdapat bukti terdokumentasi yang menunjukkan bahwa tinjauan telah dilakukan
  • Manajemen puncak terlibat dalam proses evaluasi dan pengambilan keputusan
 

Kesimpulan

Tinjauan manajemen tidak harus dilaksanakan dalam bentuk rapat formal. Organisasi dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing. Namun demikian, pemenuhan seluruh persyaratan klausul 9.3 serta ketersediaan bukti terdokumentasi tetap menjadi hal yang wajib dipenuhi.
---

Join QualityClub
Tulisan di atas merupakan rangkuman diskusi QualityClub, yaitu forum ISO yang diselenggarakan melalui WhatsApp Group. Buat kamu yang ingin menjadi anggota QualityClub silakan mengisi formulir pendaftaran grup.

Baca juga
Ini Dia Pihak Berkepentingan yang dimaksud ISO 9000

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Instruksi Kerja lengkap dengan Flowchart dan Panduan Lain

Dalam dokumen ISO, terdapat jenis dokumen yang dikenal sebagai Instruksi Kerja (IK) , dan dokumen ini memiliki fungsi yang sangat penting. Instruksi Kerja memberikan panduan kerja secara rinci dan sistematis. Contoh Instruksi Kerja antara lain IK pengoperasian mesin, IK proses pengeluaran uang kas, serta IK untuk berbagai kegiatan teknis lainnya. Contoh Instruksi Kerja yang dikirim oleh anggota QualityClub dapat kamu unduh. Dokumen tersebut memuat flowchart dalam format Excel. Silakan unduh Instruksi Kerja (IK) dalam format PDF yang tersedia. Link  Instruksi kerja atau IK (pdf) Baca juga: Siapa yang bertanggung jawab membuat prosedur?

Formulir Evaluasi Auditor Internal ISO 9001

Kegiatan audit internal merupakan kegiatan penting dalam sistem manajemen mutu ISO 9001 dan karenanya perlu ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan proses audit internal di perusahaan dengan melakukan evaluasi auditor internal. Tujuannya agar auditor internal bisa dinilai kompetensinya sebagai auditor sehingga bisa ditingkatkan bila hasil penilaian dinyatakan kurang atau tidak memadai. Metode evaluasi atau penilaian auditor internal tidak ditentukan oleh standar manajemen mutu ISO 9001. Tata cara evaluasi auditor ditentukan internal perusahaan.  Pada umumnya evaluasi auditor internal dilakukan dengan mengisi form evaluasi. Berbagai form evaluasi bisa dibuat, salah satunya form evaluasi berikut ini yakni dokumen yang di- share  seorang anggota QualityClub dan bisa Anda gunakan. Evaluasi auditor internal dilaksanakan secara berkala sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan manajemen perusahaan. Silahkan gunakan formulir evaluasi auditor internal di atas. Baca juga: Kualif...

Apakah Management Representative (MR) sebaiknya merangkap jabatan atau berdiri sendiri?

Rangkuman diskusi QualityClub, Selasa, 4 Mei 2021: Pertanyaan Dear rekan-rekan mutu, Menurut pendapat rekan-rekan, dalam suatu perusahaan manufaktur, mana yang lebih efektif untuk jabatan Management Representative (MR): dirangkap dengan jabatan lain atau dibentuk sebagai departemen tersendiri (personel khusus)? Apa saja keuntungan dan kerugian jika MR menjabat secara rangkap atau berdiri sendiri? Jawaban 1 Perlu dilakukan asesmen terlebih dahulu terhadap lingkup dan beban pekerjaan sebelum menentukan apakah jabatan tersebut sebaiknya menjadi departemen tersendiri atau digabung dengan jabatan lain.   Jawaban 2 Saya ikut berpendapat, Pak. Kebetulan saya pernah berada di kedua posisi tersebut. Secara sederhana, gambaran perbandingannya sebagai berikut: Jika dirangkap: Keuntungannya, dari sisi perusahaan, tentu lebih hemat biaya karena satu orang memiliki beberapa kompetensi. Kerugiannya, sulit untuk fokus ketika aktivitas MR meningkat. Jika terpisah: MR dapat lebih fokus menjalanka...