Langsung ke konten utama

Sharing Best Practice: Penomoran Revisi Dokumen ISO

 Praktik Pengendalian Dokumen ISO: Tanya Jawab Bersama QualityClub Dear QualityClub, Pengendalian dokumen merupakan salah satu persyaratan dalam standar ISO. Apabila dokumen mengalami perubahan, maka perlu diberikan status revisi pada dokumen tersebut. Status revisi biasanya ditunjukkan dengan pemberian nomor revisi pada dokumen. Terkait dengan revisi dokumen, terdapat anggota QualityClub yang mengajukan pertanyaan berikut. Silakan berbagi pengalaman (sharing best practice) di sini. Pertanyaan: Selamat pagi menjelang siang, Bapak/Ibu. Mohon informasi atau berbagi praktik terbaik mengenai pengkodean atau penomoran revisi sebuah prosedur atau dokumen beserta pertimbangannya. Saya melihat beberapa format berikut: Revisi 1 Revisi 01 Revisi 0.1 Demikian, terima kasih. Tanggapan 1 Di tempat kami menggunakan format: Revisi 01 Revisi 02 dan seterusnya. Tanggapan 2 Menurut pengalaman saya, nomor revisi dimasukkan langsung dalam kode prosedur, misalnya: PRO-XXX-XXX-00 Angka “00” menunjukkan ...

Kualifikasi Internal Auditor Sistem Manajemen Mutu

Kualifikasi Internal Auditor menurut ISO 19011

Pertanyaan:

Selamat siang, Pak Zulkifli dan Bapak/Ibu Quality Club.

Izin bertanya.

Di perusahaan tempat saya bekerja, atasan menunjuk salah satu bawahannya sebagai QMR (Quality Management Representative). Kemudian, QMR tersebut menjalankan agenda internal audit.

Pertanyaan saya, apakah QMR dapat menjalankan internal audit sebagai Lead Auditor meskipun belum memiliki sertifikasi Internal Auditor?

Mohon pendapat dan solusinya.

Tanggapan 1:
Seorang Lead Auditor internal seharusnya telah mengikuti pelatihan pemahaman standar ISO, misalnya ISO 9001, serta pelatihan manajemen audit berdasarkan ISO 19011:2018. Hal tersebut dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat Internal Auditor.

Tanggapan 2:
Jika seseorang berperan sebagai Lead Auditor, pada prinsipnya ia wajib memiliki sertifikat auditor. Namun, jika hanya sebagai anggota tim audit internal perusahaan, cukup dengan penunjukan resmi dari perusahaan sebagai auditor internal, bukan sebagai Lead Auditor.

Tanggapan 3:
Pada dasarnya, seorang Lead Auditor ditentukan oleh kompetensi dan pengalaman. Selama QMR di perusahaan Bapak memiliki kompetensi dan pengalaman yang memadai, menurut saya yang bersangkutan layak menjadi Lead Auditor.

Pertanyaan Lanjutan:
Apakah diperlukan bukti bahwa seseorang kompeten dan berpengalaman? Jika ya, apakah bukti tersebut berupa sertifikat?

Tanggapan 4:
Ya, diperlukan bukti. Salah satunya adalah sertifikat pelatihan auditor, serta didukung oleh pengalaman melakukan audit dan bukti kompetensi lainnya.

Tanggapan 5:
Untuk menjadi Internal Auditor, salah satu syaratnya adalah kompeten (memiliki bukti kompetensi). Jika untuk menjadi Internal Auditor saja harus kompeten, apalagi untuk menjadi Lead Auditor.

Top management memang dapat menunjuk seseorang sebagai QMR. Namun, penunjukan tersebut tidak serta-merta membuat yang bersangkutan kompeten menjalankan fungsi sebagai Internal Auditor apabila belum memenuhi persyaratan kompetensi.

Contoh Kualifikasi Internal Auditor Sistem Manajemen Mutu

Baca juga:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Formulir Evaluasi Auditor Internal ISO 9001

Kegiatan audit internal merupakan kegiatan penting dalam sistem manajemen mutu ISO 9001 dan karenanya perlu ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan proses audit internal di perusahaan dengan melakukan evaluasi auditor internal. Tujuannya agar auditor internal bisa dinilai kompetensinya sebagai auditor sehingga bisa ditingkatkan bila hasil penilaian dinyatakan kurang atau tidak memadai. Metode evaluasi atau penilaian auditor internal tidak ditentukan oleh standar manajemen mutu ISO 9001. Tata cara evaluasi auditor ditentukan internal perusahaan.  Pada umumnya evaluasi auditor internal dilakukan dengan mengisi form evaluasi. Berbagai form evaluasi bisa dibuat, salah satunya form evaluasi berikut ini yakni dokumen yang di- share  seorang anggota QualityClub dan bisa Anda gunakan. Evaluasi auditor internal dilaksanakan secara berkala sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan manajemen perusahaan. Silahkan gunakan formulir evaluasi auditor internal di atas. Baca juga: Kualif...

Contoh Instruksi Kerja lengkap dengan Flowchart dan Panduan Lain

Dalam dokumen ISO, terdapat jenis dokumen yang dikenal sebagai Instruksi Kerja (IK) , dan dokumen ini memiliki fungsi yang sangat penting. Instruksi Kerja memberikan panduan kerja secara rinci dan sistematis. Contoh Instruksi Kerja antara lain IK pengoperasian mesin, IK proses pengeluaran uang kas, serta IK untuk berbagai kegiatan teknis lainnya. Contoh Instruksi Kerja yang dikirim oleh anggota QualityClub dapat kamu unduh. Dokumen tersebut memuat flowchart dalam format Excel. Silakan unduh Instruksi Kerja (IK) dalam format PDF yang tersedia. Link  Instruksi kerja atau IK (pdf) Baca juga: Siapa yang bertanggung jawab membuat prosedur?

Ini Dia Dokumen SMKP (Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan)

Anda dapat men-download dokumen SMKP. SMKP singkatan dari Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan,  merupakan bagian dari sistem manajemen perusahaan yang khusus mengatur risiko keselamatan pertambangan . Penerapan SMKP bermanfaat untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di bidang pertambangan. SMKP membutuhkan sejumlah dokumen SMKP seperti SOP atau panduan, termasuk dokumen-dokumen yang disyaratkan SMKP. Seorang anggota QualityClub memberikan contoh-contoh dokumen yang umum diterapkan dalam sistem SMKP. Ia berbagi beberapa dokumen SMKP  untuk QualityClub . Informasi dokumen bisa dilihat  via link google drive dokumen SMKP Setelah mendapat persetujuan pemilik dokumen, semua dokumen SMKP bisa di-download. Semoga bermanfaat buat pekerjaan Anda. Baca juga ISO 45001: Bagaimana identifikasi karyawan yang memiliki penyakit dalam K3