Praktik Pengendalian Dokumen ISO: Tanya Jawab Bersama QualityClub Dear QualityClub, Pengendalian dokumen merupakan salah satu persyaratan dalam standar ISO. Apabila dokumen mengalami perubahan, maka perlu diberikan status revisi pada dokumen tersebut. Status revisi biasanya ditunjukkan dengan pemberian nomor revisi pada dokumen. Terkait dengan revisi dokumen, terdapat anggota QualityClub yang mengajukan pertanyaan berikut. Silakan berbagi pengalaman (sharing best practice) di sini. Pertanyaan: Selamat pagi menjelang siang, Bapak/Ibu. Mohon informasi atau berbagi praktik terbaik mengenai pengkodean atau penomoran revisi sebuah prosedur atau dokumen beserta pertimbangannya. Saya melihat beberapa format berikut: Revisi 1 Revisi 01 Revisi 0.1 Demikian, terima kasih. Tanggapan 1 Di tempat kami menggunakan format: Revisi 01 Revisi 02 dan seterusnya. Tanggapan 2 Menurut pengalaman saya, nomor revisi dimasukkan langsung dalam kode prosedur, misalnya: PRO-XXX-XXX-00 Angka “00” menunjukkan ...
Di bawah ini rangkuman diskusi QualityClub tentang review prosedur: --- Selamat pagi. Ini ada pertanyaan dari anggota QualityClub tentang prosedur: Apakah prosedur perlu dikaji ulang (review) secara berkala, setidaknya satu kali dalam satu tahun? --- Selamat pagi, Review terhadap prosedure dan IK, dilakukan saat Audit internal, setahun 2x. Menurut saya sdh mewakili. --- Selamat pagi Internal audit adalah moment yg tepat untuk mereview sistem yg ada, terkait implementasi, keefektifan dan updating nya. --- Pagi juga Pak Zul, menurut saya selama tidak ada perubahan proses maka prosedur tidak perlu di review kembali. Namun sah sah saja kalau mau review tiap tahun, untuk meng cover adanya perubahan proses yg tidak dilaporkan. --- Ikut nimbrung..tidak salah kalau setiap tahun di lakukuan riview prosedur, mengingat kemajuan teknologi, perubahan kebijakan internal dan Pemerintah. --- Selamat pagi juga Pak Zul. Sebaiknya memang seperti itu. Setiap prosedur harus d...