Skip to main content

Posts

Formulir Investigasi Kecelakaan Kerja K3 yang lengkap

Saya memperoleh formulir investigasi kecelakaan kerja dari salah satu anggota QualityClub, dan isinya sangat lengkap. Setiap pihak memiliki tanggung jawab dalam proses investigasi kecelakaan kerja. Proses investigasi ini merupakan bagian penting dari manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Terjadinya kecelakaan sebaiknya dipandang sebagai kesempatan atau peluang untuk meningkatkan kinerja sistem manajemen, bukan sebagai ajang untuk mencari kesalahan individu. Formulir investigasi kecelakaan kerja tersebut memuat berbagai parameter, antara lain informasi kejadian, kronologi kejadian, identifikasi penyebab kecelakaan, analisis sistem pengendalian K3 (misalnya menggunakan diagram fishbone), serta rencana tindakan perbaikan dan tindak lanjut lainnya. Secara keseluruhan, formulir investigasi tersebut sangat lengkap dan komprehensif. Download Formulir Investigasi Kecelakaan Kerja K3 (pdf) Baca juga: Ini Dia Dokumen SMKP (Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan)

Contoh Instruksi Kerja lengkap dengan Flowchart dan Panduan Lain

Dalam dokumen ISO, terdapat jenis dokumen yang dikenal sebagai Instruksi Kerja (IK) , dan dokumen ini memiliki fungsi yang sangat penting. Instruksi Kerja memberikan panduan kerja secara rinci dan sistematis. Contoh Instruksi Kerja antara lain IK pengoperasian mesin, IK proses pengeluaran uang kas, serta IK untuk berbagai kegiatan teknis lainnya. Contoh Instruksi Kerja yang dikirim oleh anggota QualityClub dapat kamu unduh. Dokumen tersebut memuat flowchart dalam format Excel. Silakan unduh Instruksi Kerja (IK) dalam format PDF yang tersedia. Link  Instruksi kerja atau IK (pdf) Baca juga: Siapa yang bertanggung jawab membuat prosedur?

Apakah Management Representative perlu departemen tersendiri?

Dear QualityClub, Ada pertanyaan terkait Management Representative (MR) . Apakah manajemen perlu membentuk departemen khusus untuk MR? Menurut saya, hal tersebut dapat diserahkan kepada masing-masing perusahaan, sesuai dengan kebijakan dan kemampuan perusahaan. Berikut hasil diskusi di QualityClub tentang Management representative. === Selamat siang Bapak/Ibu, Mohon bantuannya. Di tempat Bapak/Ibu, apakah MR termasuk dalam suatu divisi atau bagian tertentu? Ataukah bukan bagian dari divisi tertentu? Sebagaimana kita ketahui, MR bersifat independen. Mohon sharing pengalamannya. Terima kasih. === Selamat siang Ibu, Di tempat saya sebelumnya, fungsi MR dirangkap oleh bagian QA. Namun menurut saya, sebaiknya posisi MR memang bersifat independen. === Secara struktur teknis, menurut saya sebaiknya MR bersifat independen. === Di tempat kami, karena menerapkan beberapa sistem manajemen, MR tidak hanya diwakili oleh satu orang, melainkan oleh beberapa manajer dari core department. Misalnya, unt...

Bagaimana Cara Tepat Review Prosedur Kerja?

Standar mutu ISO 9001 mensyaratkan agar dokumen dikaji atau direview secara berkala , termasuk prosedur kerja . Prosedur kerja perlu dikaji ulang secara periodik untuk memastikan bahwa isinya masih sesuai dengan kondisi dan proses yang berlaku saat ini. Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk melakukan kajian prosedur perusahaan? Berikut diskusi singkat dari QualityClub. Pertanyaan: Bagaimana mekanisme menandai existing document level 2 (prosedur) yang telah direview setiap tahun? Apakah perlu menaikkan nomor revisi, mengubah tanggal efektif, atau ada cara lain? Jawaban 1: Membuat schedule review dokumen (pemetaan dokumen mutu, jadwal review, dan pihak-pihak terkait). Mengirim email undangan rapat. Membuat daftar hadir (untuk pertemuan offline ) atau screenshot rapat virtual (untuk pertemuan online). Membuat MoM (Minutes of Meeting) dan meminta tanda tangan pihak terkait (tanda tangan digital atau manual). Mengisi FUPPD dan melampirkan MoM apabila hasil review menunjukkan adanya perub...

Ini Dia Dokumen SMKP (Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan)

Anda dapat men-download dokumen SMKP. SMKP singkatan dari Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan,  merupakan bagian dari sistem manajemen perusahaan yang khusus mengatur risiko keselamatan pertambangan . Penerapan SMKP bermanfaat untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di bidang pertambangan. SMKP membutuhkan sejumlah dokumen SMKP seperti SOP atau panduan, termasuk dokumen-dokumen yang disyaratkan SMKP. Seorang anggota QualityClub memberikan contoh-contoh dokumen yang umum diterapkan dalam sistem SMKP. Ia berbagi beberapa dokumen SMKP  untuk QualityClub . Informasi dokumen bisa dilihat  via link google drive dokumen SMKP Setelah mendapat persetujuan pemilik dokumen, semua dokumen SMKP bisa di-download. Semoga bermanfaat buat pekerjaan Anda. Baca juga ISO 45001: Bagaimana identifikasi karyawan yang memiliki penyakit dalam K3

Ini Dia Pihak Berkepentingan yang dimaksud ISO 9000

Pertanyaan Siapa Saja Pihak Berkepentingan dalam Perusahaan? Untuk mencapai tujuan perusahaan, manajemen tidak hanya fokus pada proses internal, tetapi juga perlu memahami kebutuhan dan harapan para pihak yang berkepentingan atau stakeholder . Pihak berkepentingan adalah individu atau kelompok yang dapat memengaruhi atau dipengaruhi oleh keberlangsungan kegiatan perusahaan. Memahami siapa saja stakeholder yang relevan sangat penting. Dengan mengenali mereka, perusahaan dapat mengelola risiko dengan lebih baik sekaligus menjaga keberlanjutan usahanya. Tulisan ini merupakan rangkuman dari diskusi Quality Club mengenai pihak-pihak yang berkepentingan dalam organisasi. Jawaban 1 Stakeholder Internal dan Eksternal Secara umum, stakeholder perusahaan dapat dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu internal dan eksternal. A. Stakeholder Internal Stakeholder internal adalah pihak-pihak yang berada di dalam organisasi dan secara langsung terlibat dalam aktivitas perusahaan, antara lain: Karyawan...

ISO 45001: Bagaimana identifikasi karyawan yang memiliki penyakit dalam K3

Diskusi Quality Club: Apakah Penyakit Karyawan Perlu Diidentifikasi sebagai Risiko K3? Halo Quality Club, Baru-baru ini di Jakarta terjadi kecelakaan bus. Menurut surat kabar Republika (4 November 2021), penyebab kecelakaan diduga karena sopir mengalami serangan epilepsi. Kecelakaan terjadi karena sopir tidak melakukan pengereman dan diduga kehilangan kesadaran akibat penyakit tersebut. Pertanyaannya, dalam penerapan sistem manajemen ISO 45001, apakah penyakit yang diderita karyawan perlu diidentifikasi sebagai risiko K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)? --- Tanggapan Peserta Diskusi 1. Identifikasi penyakit tertentu perlu dilakukan Menurut beberapa peserta diskusi, pada posisi atau area kerja tertentu perlu ditetapkan persyaratan kesehatan bagi karyawan. Contohnya di salah satu perusahaan: Karyawan yang memiliki penyakit epilepsi atau vertigo tidak diperbolehkan bekerja di bagian teknik, kecuali di area tertentu seperti gudang suku cadang teknik. Operator produksi juga tidak diperb...

Contoh kegiatan atau program untuk memenuhi kompetensi sesuai ISO 9000

Standar ISO 9001 mensyaratkan kompetensi bagi karyawan yang pekerjaannya berpengaruh terhadap produk atau jasa yang diberikan kepada pelanggan, termasuk pekerjaan yang berkaitan dengan kepuasan pelanggan. Berikut rangkuman diskusi QualityClub terkait kompetensi: Pertanyaan ISO 9001 mensyaratkan kompetensi. Selain pelatihan, kegiatan apa saja yang dapat menunjang kompetensi karyawan? Jawaban dan Diskusi 1. Mentoring Mentoring dilakukan oleh karyawan senior yang kompetensinya telah teruji kepada karyawan baru atau junior. Tujuannya agar karyawan junior dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya melalui pendampingan langsung. 2. Orientasi Karyawan Baru Program orientasi membantu karyawan baru memahami budaya perusahaan, sistem kerja, serta tanggung jawab jabatan sehingga dapat bekerja secara efektif. 3. Studi Banding Karyawan melakukan kunjungan atau pembelajaran ke perusahaan lain untuk memperoleh wawasan dan praktik terbaik.   4. Job Enrichment Penambahan tanggung jawab at...

Ini Dia Blog ISO 9000

 Blog ISO 9000 yang memut berbagai informasi tentang standard ISO 9000, dokumen-dokumen yang diperlukan dalam rangka penerapan sistem manajemen mutu internasional ISO 9000. Baca juga: Daftar pertanyaan auditor eksternal ISO 9001:2015

Kapan Formulir Tindakan Koreksi dan Pencegahan Digunakan?

  Bapak dan Ibu Quality, Saya ingin bertanya. Di tempat kami terdapat formulir Tindakan Koreksi dan Pencegahan. Formulir ini biasanya diisi ketika terdapat temuan dalam audit internal. Pertanyaannya, apakah formulir Tindakan Koreksi dan Pencegahan tersebut dapat digunakan di luar kegiatan audit? Mohon pencerahannya. Terima kasih.   Jawaban dan Diskusi Jawaban 1 Bisa, misalnya untuk tindak lanjut atas produk tidak sesuai. Jawaban 2 Bisa. Sebagai contoh (di laboratorium), ketika hasil uji banding atau uji profisiensi menunjukkan hasil outlier, maka tindak lanjutnya dapat dicatat dalam formulir Tindakan Koreksi dan Pencegahan. Jawaban 3 Setuju. Di organisasi kami, Form PTKP (Permintaan Tindakan Koreksi dan Pencegahan) digunakan untuk semua jenis ketidaksesuaian yang memengaruhi kualitas, keamanan pangan, keorganikan, dan kehalalan produk maupun sistem. Selain yang telah disebutkan sebelumnya, formulir ini juga digunakan untuk: Keluhan pelanggan Ketidaksesuaian hasil medical c...