Praktik Pengendalian Dokumen ISO: Tanya Jawab Bersama QualityClub Dear QualityClub, Pengendalian dokumen merupakan salah satu persyaratan dalam standar ISO. Apabila dokumen mengalami perubahan, maka perlu diberikan status revisi pada dokumen tersebut. Status revisi biasanya ditunjukkan dengan pemberian nomor revisi pada dokumen. Terkait dengan revisi dokumen, terdapat anggota QualityClub yang mengajukan pertanyaan berikut. Silakan berbagi pengalaman (sharing best practice) di sini. Pertanyaan: Selamat pagi menjelang siang, Bapak/Ibu. Mohon informasi atau berbagi praktik terbaik mengenai pengkodean atau penomoran revisi sebuah prosedur atau dokumen beserta pertimbangannya. Saya melihat beberapa format berikut: Revisi 1 Revisi 01 Revisi 0.1 Demikian, terima kasih. Tanggapan 1 Di tempat kami menggunakan format: Revisi 01 Revisi 02 dan seterusnya. Tanggapan 2 Menurut pengalaman saya, nomor revisi dimasukkan langsung dalam kode prosedur, misalnya: PRO-XXX-XXX-00 Angka “00” menunjukkan ...
Dalam prosedur audit internal ISO 9001 sebaiknya dicantumkan kriteria seorang auditor. Auditor harus memiliki kompentesi untuk menjalankan kegiatan audit dengan baik. Menurut ISO kompetensi merupakan kombinasi dari pendidikan, pelatihan, keterampilan dan pengalaman. Sebab itu, ada baiknya ke empat kriteria kompetensi di atas ditampilkan dalam prosedur audit internal. Contoh kriteria seorang auditor (kadang orang menyebut hal ini sebagai kompetensi): Pelatihan: Auditor telah mengikuti pelatihan sistem manajemen mutu dan teknik-teknik audit dan telah mendapatkan sertifikat auditor internal (baik dari pihak eksternal atau internal) Pengalaman: auditor telah bekerja 3 atau 6 atau 1 tahun di perusahaan Keterampilan: Auditor menguasai bahasa Inggris dan Jepang (SOP perusahaan banyak menggunakan bahasa Inggris dan Jepang) Pendidikan: Auditor setidaknya berpendidikan D3 Di bawah ini diskusi QualityClub , Jumat, 28 Mei 2021 dengan topik Kriteria Auditor ISO. --- Dear all Mohon informasi, apakah...